Penyebab Penyakit Autoimun

Penyakit Autoimun adalah suatu kondisi sistem imun (kekebalan) tubuh menyerang sel (bagian) tubuh sendiri. Padahal seharusnya sistem imun hanya menyerang organisme atau zat-zat asing yang membahayakan tubuh. Penyakit Autoimun terjadi saat sistem kekebalan tubuh seseorang mengalam gangguan. Penyakit Autoimun dapat menyerang berbagai organ seperti otak, mata, jantung, hati, paru dan sel darah.

Penyakit autoimun

Faktor risiko dan Penyebab Penyakit Autoimun

Penyebab penyakit autoimun pasti gangguan autoimun tidak diketahui, namun ada sejumlah faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan terkena:

  • Genetika – kecenderungan penyakit autoimun terjadi dalam keluarga atau faktor keturunan. Namun genetik saja tidak cukup karena ada faktor lingkungan juga yang mempengaruhi.
  • Faktor-faktor lingkungan – termasuk gaya hidup yang tidak sehat. Jenis kelamin perempuan lebih rentan dibandingkan laki-laki.
  • Hormon seks – seperti estrogen dan progesteron terbukti gangguan autoimun cenderung menyerang selama usia reproduktif.
  • Infeksi – beberapa penyakit autoimun tampaknya dipicu atau diperburuk oleh infeksi tertentu.

Infeksi sebabkan penyakit autoimun

Pengobatan Penyakit Autoimun

Pengobatan Penyakit Autoimun pada umumnya tidak dapat disembuhkan, tetapi gejala yang menimbulkan penderitaan sebagian besar dapat dikendalikan dengan perawatan sebagai berikut:

  • Obat anti-inflamasi – untuk mengurangi peradangan dan nyeri
  • Kortikosteroid – untuk mengurangi peradangan dan menekan sistem imun
  • Obat imunosupresan – untuk menghambat aktivitas sistem kekebalan tubuh
  • Terapi fisik – untuk mendorong mobilitas
  • Terapi sulih – misalnya, suntikan insulin dalam kasus diabetes melitus.
  • Operasi – misalnya, untuk mengobati penyumbatan usus pada kasus penyakit Crohn

Obat anti inflamasi untuk penyakit autoimun

Dengan menekan sistem imun atau pertahanan tubuh, maka gejala penyakit autoimun dapat ditekan sehingga memberikan kenyamanan, namun sayangnya belum ditemukan obat yang benar-benar bisa menyembuhkan gangguan imun ini.
Jenis Penyakit Autoimun

  • Diabetes tipe 1. Penyakit ini terjadi saat sel-sel penghasil insulin diserang sistem kekebalan tubuh sendiri. Hasilnya tubuh tidak bisa memproduksi insulin, terlalu banyak gula dalam darah.
  • Inflammatory bowel disease (IBD) adalah penyakit autoimun yang menyebabkan inflamasi kronis pada saluran pencernaan. Gejalanya yaitu perdarahan rektum, ulkus mulut (pada Crohn), sakit ketika buang air besar (pada ulcerative colitis).
  • Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit autoimun dimana sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan pelindung di sekitar saraf. Kerusakan mempengaruhi otak & saraf tulang belakang.
  • Primary biliary cirrhosis adalah suatu kondisi dimana sistem kekebalan tubuh perlahan-lahan menghancurkan saluran empedu hati. Empedu merupakan zat yang dibuat dalam hati. empedu disalurkan melalui saluran empedu untuk membantu pencernaan, Saat salurannya hancur, empedu menumpuk di hati dan merusaknya. Kerusakan bias menyebabkan hati mengeras & terluka dan akhirnya berhenti berfungsi.Primary biliary cirrhosis-Penyakit autoimun
  • Psoriasis. Penyakit autoimun yang menyebabkan sel-sel kulit baru tumbuh jauh di dalam kulit dan naik dengan cepat sehingga menumpuk di permukaan kulit. Gejalanya bercak merah tebal, tertutu sisik, biasanya muncul di kepala, siku & lutut.
  • Vitiligo adalah penyakit autoimun yang menyerang sel-sel yang memberi warna pada kulit. Gejalanya yaitu bercak putih pada bagian tubuh, rambut berubah menjadi abu-abu.
  • Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun dimana sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan sendi di seluruh tubuh. Rheumatoid arthritis berbeda dengan rematiknya orang tua, dapat menyerang di usia muda dan gejalanya tidak terbatas pada nyeri sendi.
  • Lupus eritematosus sistemik mempengaruhi kult, sendi, ginjal, otak dan organ lainnya.
  • Anemia pernisiosa: penurunan sel darah merah yang disebabkan oleh ketidakmampuan untuk menyerap vitamin B12.

Lupus eritematosus sistemik-Penyakit autoimun