Keriput pada Lansia

Perawatan Kulit Pada Lansia

Kulit merupakan bagian terluar dari tubuh dan merupakan protektor terhadap stimuli dari luar yang berbahaya dan invasi kuman. Oleh karena perawatan kulit sangat penting sekali, apalagi pada lansia, fungsi – fungsi kulit maupun struktur kulit mengalami perubahan. Hal terpenting dalam perawatan kulit pada lansia.

Kulit Pada Lansia

  1. Kebersihan

Kulit diseluruh bagian tubuh harus terjaga keberesihannya, termasuk bebas dari basah karena keringetan, karena akan mengundang infeksi jamur.

  1. Mengurangi kekeringan dan gatal

Dengan adanya penuaan, maka sekresi minyak dari kulit berkurang, dan akan menyebabkan kulit kering dan gatal. Garukan ataupun menggunakan air panas, akan memperberatkan keadaan. Apabila kering kulit mudah pecah pecah dan akan menimbulkan infeksi. Untuk mengelola kulit adalah memberikan pelembab berkali – kali. Gatal juga akan terpicu dengan penggunaan pakaian dari wool, oleh karenannya perlu memilih pakaian yang sesuai. Gunakan pakaian katun yang lembut. Penderita lebih merasa enak dengan piyama tipis.

Mengurangi kekeringan

  1. Mandi

Air panas akan menghilangkan minyak pada kulit yang masih ada oleh karenanya pada lansia hanya boleh menggunakan air hangat, dan menghindari pembersihan yang berlebihan, oleh karena justru akan menimbulkan rasa gatal, dan berubah menjadi bath itch, dimana pada kulit di dapatkan bintik – bintik merah. Banyak yang menganjurkan mandi cukup 3 kali seminggu ( mungkin untuk orang barat ). Penggunaan sabun di anjurkan hanya pada tempat – tempat tertentu saja, bagian tubuh lainnya hanya di bersihkan dengan air hangat saja.

mandi pada lansia

  1. Menjaga lingkungan

Suasana lingkungan harus di sesuaikan. Bila memungkinkan jagalah kelembaban ruang tidur atau ruangan lain di rumah dengan memasang humidifier. Perubahan temperatur secara tiba – tiba harus dihindarkan.

Untuk menjaga kulit tetap lembab setelah mandi gunakan pelembab. Dalam memilih kosmetika pada umumnya sama seperti penggunaan kosmetik untuk kulit kering, yaitu:

kulit lansia

  1. Pembersih dengan bahan dasar minyak ( cleansing cream, cold cream ), sabun lunak misalnya Oilatum dua kali seminggu.
  2. Pelembab, Pelembab yang membuat lapisan lemak tipis pada permukaan kulit untuk mencegah penguapan air dari kulit sehingga dapat mempertahankan kelembaban yang masih ada misalnya krim pelembab yang mengandung minyak nabati, seperti minyak wijen, minyak zaitun atau krim emolien yang mengandung polyyunsanturated fatty acid dan unsur lemak lainnya ( nourishing cream, night cream, day cream, emolient cream, dll ). Pelembab yang mengandung bahan – bahan hidrofilik, merupakan bahan topikal yang mempunyai efekifitas melembabkan yang tinggi karena dapat meningkatkan penyerapan air ke dalam kulit seperti krim yang mengandung asam laktat 2 – 5 % urea 2 – 10 %, alantoin. Preparat topikal yang mengandung vitamin E bermanfaat karena vitamin E yang larut dalam lemak dapat penetrasi ke dalam kulit dengan efek berikut :

kelembapan kulit lansia

  • Meningkatkan kelembaban kulit
  • Sebagai anti oksidan yang menekan pembentukan radikal bebas sehingga menghabat kerusakan sel – sel kulit.
  • Melindungi kulit terhadap kerusakan yang di sebabkan sinar UV dengan cara menurunkan kadar ornithine decarboxylase di dalam kulit.